Sporty Magazine official website | Members area : Register | Sign in

BOLA NASIONAL

BOLA INGGRIS

POPULER

SOROTAN

SEA GAMES

Turnamen Catur Teratai Putih Open Diikuti 40 Pecatur

Sabtu, 29 November 2025


Sebanyak 40 pecatur di Turnamen Catur Teratai Putih Open warga Teratai Putih dan sekitarnya Kawasan Perumnas Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur

Event ini akan memperebutkan total hadiah Rp. 1,12 juta. Serta berlangsung di Sekolah Catur Kukuh (SeCaWuh) yang bertempat di RT06/RW04 Perumnas Klender, Jakarta Timur pada Sabtu (29/11/2025).

Para juara dari juara pertama, peringkat kedua sampai keempat berhak mendapatkan Piala, Piagam, dan uang. Dan voucher gratis cukur dari Barbershop Gayo.

Menurut Penanggung jawab Pertandingan Puerto Andika bahwa event ini merupakan ajang silaturahmi bagi khususnya warga Teratai Putih dan umumnya bagi warga sekitarnya. 

"Ajang ini bukan sangat penting artinya untuk kita semuanya yang ikut berpatisipasi. Selain untuk mempererat ajang silaturahmi sekaligus mengisi acara Peringatan Hari Pahlawan Nasional yang jatuh pada 10 November lalu. Nilai-nilai perjuangan para pahlawan kita yang patut kita contoh. Dengan semangat perjuangan tanpa mengenal lelah kendati taruhan nyawa," kata pria yang akrab disapa Bang Didit. 

Dalam kesempatan yang sama Ketua Panpel Djunaedi mengatakan bahwa ini ajang pertama kali kami gelar dengan wadah Secawuh.  "Kami akan merencanakan kedepannya turnamen ini dapat menjadi agenda tetap. Bahwa jika perlu dalam setahun minimal kita gelar dua turnamen. Bahkan jika situasi memungkin jumlah peserta kita tambah kan. Sebab setelah kita tutup pendaftaran turnamen ini, masih banyak peserta yang ingin berpartisipasi," tandas pria yang akrab disapa Juned itu. 

Djuned membahkan bahwa event yang kali pertama ini memakai sistem gugur dengan format catur cepat menggunakan jam catur dengan masing masing durasi 17 menit.  (Jordan)

Menpora Sebut KONI Pusat dan KOI Sepakat Selesaikan Masalah Dualisme Cabor

Jumat, 28 November 2025

Ket Foto: Hasil Pertemuan Menpora dengan Ketua KONI Pusat dan Sekjen KOI bahwa kedua lembaga itu sepakat selesaikan masalah Dualisme Cabor. 

Hasil pertemuan terbaru antara Menpora Erick Thohir, Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman, dan Sekjen KOI Wijaya Mithuna Noeradi adalah kesepakatan untuk menyelesaikan dualisme kepengurusan di empat cabang olahraga (cabor) di Indonesia


Beberapa poin penting dari pertemuan tersebut meliputi:
 
      Penyelesaian Dualisme

 KONI dan KOI sepakat untuk mengakhiri konflik kepengurusan yang terjadi di empat cabor, yaitu gateball, hapkido, ju-jitsu, dan kurash.

   Musyawarah Mufakat:

 Menpora mendorong agar penyelesaian dualisme dilakukan melalui jalur musyawarah untuk mufakat antara pihak-pihak yang berkonflik di masing-masing cabor.

        Batas Waktu

Diberikan tenggat waktu hingga Desember 2025 bagi KONI dan KOI untuk menyelesaikan permasalahan dualisme ini.

*Memprioritaskan Atlet:* Tujuan utama penyelesaian konflik ini adalah untuk menyelamatkan para atlet dari dampak negatif dualisme, sehingga mereka dapat fokus berlatih dan berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. 
Kesepakatan ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem olahraga yang lebih sehat dan terstruktur di Indonesia. (Jordan)

Nurdin Halid Bangga dengan Prestasi Janice Tjen

Rabu, 22 Oktober 2025


Rasa bangga dan takjub diucapkan Ketua Umum Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti), Nurdin Halid, Nurdin menyampaikan apresiasi atas lonjakan prestasi petenis putri Indonesia, Janice Tjen, yang berhasil menembus peringkat 80 dunia dalam daftar Women’s Tennis Association (WTA). Capaian tersebut membuka peluang besar bagi Janice untuk tampil di Olimpiade Los Angeles 2028.

“Prestasi Janice sungguh luar biasa. Dari peringkat 412 di awal 2024, kini dia berada di posisi 80 dunia per 20 Oktober 2025. Ini merupakan lompatan signifikan yang patut dibanggakan,” ujar Nurdin Halid dalam pernyataan resminya, Selasa (21/10/2025).

Menurut Nurdin, Janice yang mengoleksi 870 poin WTA dari 23 turnamen internasional sepanjang 2025 juga menempati peringkat 154 dunia di nomor ganda. Hal ini memperkuat posisi Janice sebagai salah satu tulang punggung tenis Indonesia bersama Aldila Sutjiadi dan Priska Nugroho.

“Janice adalah aset besar. Kami yakin dia bisa menembus peringkat 54 dunia yang menjadi ambang batas untuk lolos ke Olimpiade di sektor tunggal. Di ganda, duet Janice dan Aldila juga berpeluang merebut tiket,” jelas Nurdin, yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi VI DPR RI.

Aldila saat ini menduduki peringkat 45 dunia di nomor ganda. Jika digabung dengan peringkat Janice di ganda, keduanya memiliki peluang untuk menembus posisi 50 besar ganda dunia—syarat utama tampil di Olimpiade.

Sementara itu, Priska Nugroho masih dalam tahap pemulihan pasca cedera, dengan posisi ganda di ranking 204 dan tunggal di 273 dunia.

Ket foto: Ketua PB Pelit Nurdin Halid.


Nurdin menjelaskan, Pelti telah menyiapkan program khusus bertajuk Road to Olimpiade 2028 dengan tiga target utama: mempertahankan gelar juara umum SEA Games Desember 2025, merebut medali emas Asian Games 2026 di Jepang, dan lolos ke Olimpiade 2028 di Amerika Serikat.

“Jika target Asian Games tercapai, itu akan menjadi karpet merah menuju Olimpiade,” ucapnya.

Nurdin juga mengapresiasi keberhasilan Timnas Tenis Putri Indonesia yang promosi ke Grup I Billie Jean King Cup Zona Asia/Oceania usai menjuarai babak round-robin di Kuala Lumpur pada Juni 2025.

Tantangan terdekat datang dari sektor putra. Tim Davis Cup Indonesia yang kini berada di peringkat 70 dunia dijadwalkan menghadapi Togo (ranking 63) dalam babak Playoff Grup II Dunia pada Februari 2026 di Jakarta.

“Kami berharap Christopher Rungkat dan tim bisa mempertahankan posisi Indonesia di Grup II Dunia,” tambah Nurdin.

Janice Tjen sendiri kini menjadi harapan baru tenis Indonesia untuk kembali tampil di Olimpiade, setelah terakhir kali diwakili oleh Angelique Widjaja dan Wynne Prakusya di Athena 2004.

Sebelumnya, Indonesia juga pernah mengirimkan Yayuk Basuki yang tampil di empat edisi Olimpiade (1988, 1992, 1996, 2000) dan sempat menembus peringkat 19 dunia.

Dalam dua tahun terakhir, Janice mencatat prestasi impresif: 13 gelar ITF di tunggal dan 6 gelar ganda, ditambah satu final WTA 250 di Sao Paulo. Statistik kemenangannya pun mengesankan, yakni 121 kemenangan dari 144 pertandingan tunggal (84%) dan 58 kemenangan dari 82 pertandingan ganda (70%).

Titik balik karier Janice terjadi di US Open 2025, ketika ia mengejutkan dunia dengan kemenangan beruntun yang mengantarkannya ke peringkat 149 dunia pada September 2025. Ia terus melesat hingga kini berada di posisi 80 besar dunia.


Dengan usia muda dan performa konsisten, Pelti optimistis Janice Tjen dapat mengukir sejarah baru tenis Indonesia di panggung dunia. (Jordan)

Fabian dan Ivana Terbaik Putra-Putri di JCF 2025

Jumat, 10 Oktober 2025


Ket foto:Juara kategori Open Putra FM Fabian Glen Mariano (kanan) dan juara kategori Senior Putri Japfa Chess Festival 2025 WIM Ivana Lasama.

Jakarta-Perhelatan JAPFA Chess Festival 2025 yang berlangsung dari 5/9-10-2025 di Wisma Serbaguna, GBK Senayan, Jakarta. Usai sudah, banyak partai-partai seru dan menarik yang berlangsung, terutama di nomor open putra-putri. Namun untuk kategori dwitarung antar GM. GM Susanto Megaranto tampil sebagai pemenang usai mengalahkan dengan telak atas pecatur Filipina GM Daniel Quizon  dengan 5,5 - 0,5 angka kemenangan (VP)  dalam tarung 6 babak. 

Sedangkan pada Dwi Tarung WIM, pecatur muda WIM Shafira Devi Harvesa tidak berhasil mengatasi pecatur Kazakhstqn WIM Amina Kairbekova dengan point 4,5-1,5. Dari dua partai internasional yang disajikan itu, agaknya sangat terlampau timpang dan kelihatan jelas kalah kelas, sehingga skornya sangat menyolok.

Kedepannya ini menjadi pelajaran bagi PB Percasi dan pihak sponsor agar menyajikan partai Internasional mencari pecatur yang sepadan, terutama dari segi elorating. Sehingga para penonton dan pengamat catur puas melihat hasil pertandingan yang seimbang dan menarik.

Namun demikian, kita patut mengacungkan jempol kepada PT Japfa Comfeed TBK, yang tak henti-hentinya dalam membina catur di tanah air. Demikian juga kepada PB Percasi dibawah Komando Ketuanya GM Utut Adianto yang tak pernah bosan dan berhenti untuk selalu mendorong dan memberikan kesempatan kepada para pecatur muda masa depan Indonesia untuk mengasah kemampuan mereka. 

Harapan Utut adalah kelak pecatur Indonesia bisa Tampil menjadi pecatur berkualitas dengan memiliki elorating tinggi. Sehingga kedepannya para pecatur berkesempatan tampil di ajang internasional berdasarkan undangan, karena memiliki persyaratan berdasarkan elorating. 

Adapun para pecatur yang berjaya kali ini, adalah Pecatur masa depan Indonesia FM Fabian Glen Mariano (2392 FIDE Rated) akhirnya merebut gelar juara di kategori Open turnamen catur bergengsi JAPFA Chess Festival 2025 yang berlangsung di Wisma Serbaguna, GBK Senayan, Jakarta.

FM Fabian Glen Mariano juara dengan poin 8 sementara peringkat kedua FM Satria Duta mengumpulkan poin 7,5 sedangkan posisi ketiga GM Novendra Priasmoro memperoleh poin 7. Novendra hanya menang nilai TB (tie break) dari NM Stevanky, Aditya, FM Zacky Dhiaulhaq dan IM Gilbert Elroy Tarigan.

Fabian di babak akhir memainkan buah putih tampil apik mengalahkan IM Arief Abdul Hafidz yang baru saja sebsgai kampiun Japan Open 2025 pada langkah 59.  Sebelumnya pecatur pelatnas yunior yang juga skuad Olimpiade Catur Indonesia mengalahkan IM Aditya Bagus Arfan (2321), di babak kedelapan.

Sebelum selesai babak 9, persaingan memang sangat ketat. Fabian untuk menjuarai turnamen yang telah memasuki edisi ke-15 ini sangat berat, karena ada enam pecatur yang memperoleh 6,5 VP yang menempel ketat di bawahnya, termasuk IM Aditya Bagus Arfan yang menempati posisi kedua pada klasemen sementara. Tak heran hingga babak 8 belum ada yg mengunci gelar juara dan persaingan di babak 9 sangat ketat.

“Seperti yang saya katakan kemarin, saya mempelajari banyak partai-partai yang pernah dimainkan Arif yang baru saja menjuarai Japan Open. Saya juga menjaga stamina. Hasilnya, saya bisa memenangkan pertandingan dan menjadi juara. Saya bahagia sekaligus bangga, karena bisa menang dari pecatur-pecatur senior,” kata Fabian yang merupakan pecatur asal Bali.

Di JAPFA Chess Festival  kali ini, Fabian mengakui lawan terberat saat menjalani babak keempat. Saat itu posisi dirinya nyaris kalah. "Posisi saya nyaris kalah sebenarnya, namun beruntung lawan melakukan blunder," ujar Fabian. Di babak terakhir, babak 9, Fabian mengaku sudah percaya diri akan menang. "Meski yakin menang, tetap tak boleh jumawa," katanya.

Pada kategori Senior Putri, WIM Ivana Lasama (2079) tampil sebagai  juara setelah kokoh sendiri di puncak klasemen sejak babak ke tiga. Ia mengumpulkan poin tertinggi 8 usai di babak 9 mengalahkan Noor Latifah.

"Di JAPFA Chess Festival tahun ini, saya lihat di senior putri persaingan agak kurang ya. Karena beberapa pecatur seperti Irene, Medina kan sudah tidak main," kata Ivana.

Dikatakan Ivana, tahun ini merupakan tahun ketiga keikutsertaannya dalam kategori senior putri. "Kalau untuk JAPFA nya ini yang keempat, tapi untuk kategori senior putri yang ketiga," ujarnya.

Dibawah Ivana peringkat kedua diraih WNM Virda Rizka Aulia dengan poin 7, ketiga Revalina, Trianastasya dengan poin 6. Revalina menang nilai TB atas WNM Yuni, Veronika yang sama-sama punya poin 6

Sementara itu sebelumnya dipartai dwi tarung Grand Master JAPFA Chess Festival 2025 GM Match GM Susanto Megaranto tampil aebagai pemenang usai mengalahkan dengan telak atas pecatur Filipina GM Daniel Quizon  dengan 5,5 - 0,5 angka kemenangan (VP)  dalam tarung 6 babak. Sedangkan pada Dwi Tarung WIM, pecatur muda WIM Shafira Devi Harvesa tidak berhasil mengatasi pecatur Kazakhstqn WIM Amina Kairbekova dengan point 4,5-1,5.

Di Kategori Veteran, NM Aris Tiles dari Jakarta tampil sebagai juara dengan 7,5 VP, unggul tipis dari pecatur Banten, FM Johan Gunawan (7 VP) dan NM Hudallah dari Jateng (7 VP) di posisi kedua dan ketiga.

Sedangkan untuk Kategori Blitz yang baru dipertandingkan pada hari terakhir, Kamis (9/11), FM Dony Sonjaya menguasai puncak klasemen dengan 6,5 VP, disusul Claudio Lasama dan Avazbek Ishbaev di posisi kedua dan ketiga.

Turnamen JAPFA Chess Festival 2025 yang berlangsung 5-9 Oktober, diikuti oleh 504 pecatur dari 26 provinsi dan 5 negara (Kazakhstan, Jepang, Filipina, Uzbekistan, dan tuan rumah Indonesia). 

Turnamen yang untuk ke-15 kalinya digelar oleh PT JAPFA Comfeed menyediakan hadiah total sebesar Rp209.150.000.

Ket foto; Ketua Panpel JCF 2025 Hendri Hendratno memberikan keterangan pers kepada awak media usai menutup turnamen JCF. 

Ketua Panpel turnamen yang juga selaku  Sekjen PB Percasi, Hendry Hendratno didampingi Head of Internal Audit PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, Ng Iwan mengucapkan selamat kepada para juara.

'Banyak kejutan yang terjadi terutama di kelompok kategori junior dan muda. Muncul juara baru. Ini membuktikan prestasi pecatur daerah punya kemampuan dan mampu bersaing. Membuktikan bahwa daerah juga berkontribusi dalam membina para pecaturnya," tegas Ketua Panpel JCF 2025 Hendri Hendratno kepada wartawan usai menutup turnamen itu. 

Tak lupa Hendri mengucapkan banyak terimakasih kepada para sponsor terutama kepada JAPFA yang mensupport event ini." JAPFA Chess Festival kali sangat menarik selain animo pesertata mengalami peningkatan dibanding tahun lalu juga mampu menghadirkan pecatur yunior sebagai juara pada katagori Open dan Senior Putri,"jelas Hendry Hendratno, juga selaku Tim Menejer Catur SEA Games, Thailand 2025. (Jordan)

BOLA JERMAN

FIGUR

TINJU

RAKET

BASKET